30 July 2021 : 02.46

4 Alasan Tesla Putuskan Beli Nikel dari Australia, Bukan Indonesia

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

100kpj – Baru-baru ini, chief executive officer (CEO) Tesla, Elon Musk sempat memberikan pujian terhadap Indonesia terkait ketersediaan nikel yang melimpah. Sebab, senyawa tersebut merupakan bahan baku utama yang dibutuhkan untuk membuat baterai kendaraan listrik.

Berdasarkan data Geological Survey AS yang diolah investingnews.com, hingga 2019 lalu, Indonesia masih merupakan produsen nikel terbesar di dunia dengan ketersediaan 345 ribu metric ton. Sedangkan cadangannya dikatakan mencapai 21 juta metric ton.

Pabrik Tesla.

Baca juga: Elon Musk: Tesla Bakal Punya Mobil Murah di Masa Depan

Namun, secara mengejutkan, Tesla akhirnya justru membeli nikel dari BHP Australia melalui penandatanganan perjanjian pada 22 Juli 2021 lalu. Lantas, mengapa mereka akhirnya memilih Australia dan bukan Indonesia?

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition