28 July 2021 : 08.27

Ada Apa dengan Valentino Rossi?

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Jakarta, CNN Indonesia —

Ada apa dengan Valentino Rossi? Pembalap 42 tahun itu seperti tidak bisa menerima kenyataan masa keemasan di MotoGP sudah berakhir. Bahkan sudah berakhir lebih dari satu dekade yang lalu.

Perlu dicatat tidak ada yang memungkiri Rossi adalah salah satu, bahkan dianggap yang terhebat, dalam sejarah balap motor Grand Prix. Koleksi sembilan gelar juara dunia dan sejumlah rekor adalah bukti sahih dari predikat tersebut.

Tapi keputusan Rossi untuk mengulur waktu keputusan pensiun di MotoGP justru merusak nama besar yang sudah dibangun susah payah oleh The Doctor sejak melakoni debut Grand Prix pada 1996.

Rossi mungkin lupa teori evolusi juga berlaku di olahraga. Setiap era MotoGP selalu muncul pembalap protagonis. Rossi pernah menjadi sosok itu, terutama era 2000 hingga 2009 ketika dia merebut tujuh gelar MotoGP.

Rossi memang pernah menjadi runner-up sepanjang 2014-2016, dan tidak beruntung dikalahkan Jorge Lorenzo pada perebutan gelar juara dunia pada MotoGP 2015, tapi selebihnya Rossi tidak pernah benar-benar melawan.

Casey Stoner sempat mengatakan dia yakin Rossi masih akan menjadi juara dunia jika sepeda motor MotoGP saat ini tidak bergantung dengan perangkat elektronik. Tapi, di situ letak masalahnya. Era MotoGP sudah berganti seiring dengan kemajuan teknologi. Rossi pun tidak bisa beradaptasi.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

Rossi bisa saja membalap di MotoGP hingga usianya 50. Tapi, apa gunanya jika hanya mampu finis di posisi 14, 16, 17 atau sesekali masuk di posisi sepuluh besar? Torehan itu hanya akan membuat The Doctor menjadi bahan lelucon pembalap lain dan juga penggemar MotoGP.

Rossi saat ini berada pada titik nadir di MotoGP. Kegagalan finis di MotoGP Belanda pada balapan terakhir paruh pertama MotoGP 2021 membuat pembalap 42 tahun itu semakin terpuruk. Sebuah tren yang sebenarnya sudah terjadi sejak musim 2019.

Valentino Rossi di Kualifikasi MotoGP Catalunya 2021.Valentino Rossi terlalu tua untuk bersaing di MotoGP. (Dorna Sports)

Rossi merupakan pembalap yang memegang sejumlah rekor luar biasa di MotoGP. Musim ini rekor baru juga diciptakan Rossi, tapi sayangnya yang diciptakan adalah rekor negatif.

Pada MotoGP Doha, Rossi meraih hasil kualifikasi terburuk sepanjang kariernya di MotoGP setelah start dari posisi ke-21. Ketika itu Rossi finis posisi 16 di Sirkuit Losail.

[Gambas:Video CNN]

Terakhir Rossi menciptakan rekor negatif baru usai MotoGP Belanda. Untuk kali pertama sepanjang kariernya di MotoGP, Rossi hanya mampu meraih 17 poin dari sembilan balapan awal musim.

Setelah finis keempat di MotoGP San Marino musim lalu, Rossi hanya mampu meraih 25 poin dari 15 seri balapan. Finis kesepuluh di MotoGP Italia musim ini merupakan pencapaian terbaik Rossi dalam 15 balapan terakhir.

Bagi seorang Rossi yang punya segudang pengalaman dan prestasi luar biasa di MotoGP, hanya meraih 25 poin dalam 15 balapan adalah hasil yang sangat buruk. Sebuah hasil yang tidak mencerminkan nama besar Rossi.

Baca lanjutan analisis ini di halaman kedua >>>

Rossi yang Cari-cari Alasan


BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition