Akankah Mandalika Tetap Populer Pasca-pergelaran MotoGP?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika menjadi cukup populer dalam beberapa waktu belakangan ini.

Pasalnya, setelah berjarak lebih dari 20 tahun, pergelaran balap motor kelas utama MotoGP kembali diadakan di Indonesia, tepatnya di Mandalika Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Sebelum nama Mandalika mendunia karena MotoGP, kawasan ini mengandalkan wisata alam sebagai penjualan utama.

Berdasarkan Market in Minutes Savills Research, Mandalika terletak di sepanjang garis pantai selatan Pulau Lombok.

Pantai-pantai di Mandalika terkenal di kalangan peselancar karena air jernih, ombak besar, dan lingkungan yang belum terjamah.

Baca juga: Berkat MotoGP, Harga Tanah di Sekitar Lombok Melonjak 10 Kali Lipat

Selain laut dan perbukitan, Mandalika juga memiliki beberapa goa, seperti Goa Bangkang Prabu dan Goa Kotak yang berbentuk unik.

Karena lingkungannya yang tenang ditambah dengan pemandangan menakjubkan, Kawasan Mandalika juga mulai menjadi tujuan yoga bagi wisatawan. Bahkan, wilayah ini kerap disebut sebagai “The next Bali”.

Sekitar 70.500 wisatawan asing datang mengunjungi Lombok pada tahun 2017. Angka ini meningkat sekitar 150 persen dari tahun 2015.

Capaian tersebut terus tumbuh hingga 154 persen pada tahun 2018 dengan total wisatawan lokal yang berkunjung mencapai 83.200 orang.

Tren wisatawan sempat menurun pada tahun 2020 dan 2021, kini Mandalika kembali didatangi oleh turis lokal dan luar negeri yang ingin merasakan euforia MotoGP tahun ini.

Baca juga: Seberapa Besar Potensi Wisata Mandalika Sebelum Gelaran MotoGP?

Related posts