28 July 2021 : 08.30

Alasan Kento Momota Gagal di Olimpiade Tokyo 2020

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Pebulutangkis nomor satu dunia Kento Momota menyebut kesulitannya untuk bangkit jadi penyebab kekalahannya dari atlet badminton Korea Selatan Heo Kwang Hee 15-21, 19-21 di penyisihan Grup A cabor badminton Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Rabu (28/7).

Kekalahan itu membuat Kento Momota gagal lolos ke babak 16 besar dan secara mengejutkan harus tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020.

Momota hanya mampu menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup A dengan raihan satu poin hasil kemenangan atas wakil Amerika Serikat Timothy Lam.

Sementara, Heo Kwang Hee sukses menjadi pemuncak klasemen Grup A dengan torehan dua poin usai meraih dua kemenangan atas Momota dan Timothy Lam. 

Usai pertandingan, Momota menilai kekalahan ini disebabkan karena dirinya sulit bangkit dalam pertandingan.

“Sebelumnya, saya bisa bangkit selama pertandingan, tetapi hari ini saya tidak bisa. Saya pikir saya bergerak dengan baik,” ucap Momota dikutip dari BWF Fansite.

“Setelah lawan saya memimpin di gim pertama, saya tidak bisa bangkit seperti biasanya. Ada banyak hal yang terjadi pada saya, tetapi saya masih bisa terlibat di Olimpiade Tokyo, saya sangat menghargai itu.”

Tokyo 2020 Olympics - Badminton - Men's Singles - Group Stage - MFS - Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Japan – July 28, 2021. Kento Momota of Japan in action during the match against Heo Kwang-Hee of South Korea. REUTERS/Leonhard FoegerKento Momota saat melawan Heo Kwang Hee. (REUTERS/Leonhard Foeger)

Atlet badminton asal Jepang itu juga membantah kekalahan ini disebabkan karena kondisi fisik yang tidak ideal karena efek dari kecelakaan mobil yang dialaminya tahun lalu.

“Saya tidak berpikir kecelakaan itu mempengaruhi saya,” kata Momota.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Pebulutangkis berusia 26 tahun itu pun meminta maaf kepada para pendukungnya lantaran gagal memenuhi ekspektasi di Olimpiade Tokyo.

“Saya berterima kasih atas semua dukungan yang saya terima. Maaf saya tidak bisa memenuhi semua harapan orang-orang terhadap saya. Sulit bagiku untuk menghadapi ini,” kata Momota.

“Saya mencoba untuk tampil agresif, tetapi saya tidak bisa untuk tetap kuat secara emosional. Kondisi fisik saya baik-baik saja. Bermain di level normal cukup sulit, tetapi itu adalah pengalaman yang bagus yang saya dapat di sini.”

[Gambas:Video CNN]

(rhr)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition