29 July 2021 : 02.27

Anthony Ginting Lewati Kutukan 16 Besar Olimpiade

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Anthony Sinisuka Ginting tidak lagi ditemani rekan di pelatnas PBSI, Jonatan Christie, dalam perjuangan meraih medali Olimpiade Tokyo 2020.

Ginting lebih dulu memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan Kanta Tsuneyama. Setelah Ginting menang, Jonatan gagal mengatasi perlawanan Shi Yu Qi. Indonesia pun hanya memiliki satu wakil di perempat final Olimpiade Tokyo 2020.

Keberhasilan Ginting menembus perempat final Olimpiade merupakan catatan tersendiri bagi tunggal putra Indonesia.

Sejak Taufik Hidayat meraih emas Olimpiade 2004, Ginting merupakan tunggal putra kedua Indonesia yang mampu menembus babak perempat final.

Sebelum itu ada Sony Dwi Kuncoro yang melaju sampai perempat final Olimpiade 2008. Sederet pemain, termasuk Taufik, juga Simon Santoso, dan Tommy Sugiarto gagal menembus partai yang mempertemukan delapan wakil terakhir.

Jika dibandingkan sebelum 2004, wakil tunggal putra Indonesia masih bisa menembus babak perempat final. Pada Olimpiade 2000 terdapat Hendrawan, Taufik, dan Marleve Mainaky di babak perempat final.

Sementara pada Olimpiade 1996 terdapat tiga wakil Indonesia di perempat final, yakni Joko Suprianto, Heryanto Arbi, dan Alan Budikusuma.

Begitu pula empat tahun sebelumnya ketika Hermawan Susanto, Ardy B Wiranata, dan Alan Budikusuma bahkan bisa berlaga di semifinal Olimpiade 1992.

Banner Testimoni

Perjuangan Ginting di Olimpiade Tokyo akan berlanjut Sabtu (31/7) menghadapi Anders Antonsen.

Ginting merupakan salah satu dari tiga wakil Indonesia yang masih tersisa di cabang olahraga badminton di Olimpiade 2020 selain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition