Aturan MotoGP Format Sprint Race di Musim 2023, Posisi Finis Tidak Menentukan Starting Grid

  • Whatsapp

Ilustrasi MotoGP Mandalika [email protected]

JAKARTA, FIN.CO.ID – Banyak pecinta MotoGP yang belum mengetahui format sprint race yang baru dimulai pada musim 2023.

Kejuaraan Dunia MotoGP akan memperkenalkan format sprint race mulai musim 2023 di semua Grand Prix yang ada di kalender.


.

(BACA JUGA:Resmi! Dorna Sports Terapkan Sprint Race pada MotoGP 2023)

“Sprint race akan diperkenalkan di semua Grand Prix, menciptakan program yang menarik, penuh aksi bagi para penggemar setiap hari ketika akhir pekan balap MotoGP dan menjaga format yang konsisten di sepanjang kalender,” kata Dorna Sports lewat pernyataan resmi dikutip Minggu 21 Agustus 2022.

Sprint race akan digelar pada pukul 15:00 waktu setempat pada Sabtu di setiap Grand Prix dan menempuh kurang lebih 50 persen jarak satu balapan penuh.

Poin diberikan kepada pebalap yang finis sembilan besar, mulai dari 12 poin untuk pemenang balapan; 9 untuk runner-up; 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1 untuk finisher berikutnya.

Posisi finis sprint race tidak akan menentukan starting grid untuk balap Grand Prix pada Minggu, tidak seperti format yang diadopsi Formula 1.

(BACA JUGA:Hasil Kualifikasi MotoGP Austria: Enea Bastianini Raih Pole Position Perdana Musim 2022)


Oleh karena itu para pebalap bisa membalap tanpa terbebani posisi start mereka untuk Minggu.

Grid untuk sprint race dan balap Grand Prix tetap ditentukan lewat kualifikasi yang memakai format Q1-Q2.

Dalam format baru itu, kelas MotoGP akan menjalani dua sesi latihan pada Jumat dengan durasi yang lebih lama. 

Catatan waktu kombinasi kedua sesi akan menentukan siapa yang langsung lolos ke Q2.

(BACA JUGA:Mandalika Tak Dilibatkan Tes Pramusim MotoGP 2023, Ternyata Ini Alasannya)

Pada Sabtu pagi, akan ada sesi latihan MotoGP selama 30 menit (serupa dengan FP4 saat ini) diikuti kualifikasi Q1 dan Q2 sebelum sprint race pada sore harinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.