20 March 2021 : 02.53

Berstatus Juara Bertahan MotoGP, Joan Mir Tak Mau Terbebani

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Jakarta

Joan Mir akan memulai MotoGP 2021 dengan status juara bertahan. Meski begitu, rider Suzuki Ecstar tersebut enggan membebani diri sendiri.

Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Mir akan berstatus unggulan dan menjadi incaran utama untuk dikalahkan. Para pesaingnya juga akan berlomba-lomba merebut gelar juara dunia darinya.

Upayanya mempertahankan gelar juga tak mudah. Akan ada lebih banyak balapan yang digelar tahun ini (19 seri, tahun lalu hanya 14), dan hanya ada satu sirkuit yang dimainkan dua kali, yakni Losail untuk gelaran MotoGP Qatar dan MotoGP Doha.

Jangan lupakan juga peluang kembalinya Marc Marquez ke lintasan, dan komposisi rider para pabrikan kompetitor seperti Yamaha, Honda, hingga Ducati juga sebagian besar berubah. Artinya, persaingan akan menjadi lebih ketat dan seru.

Meski begitu, Mir tak mau menaruh beban besar pada dirinya sendiri. Memang benar ia menargetkan dirinya kembali menjadi juara dunia, namun ia akan mencoba menjalani lomba dengan rasa nyaman.

“(Berstatus juara dunia) tentu bisa menghadirkan lebih banyak perasaan stres. Sekarang, jika saya tak mendapatkan podium di setiap balapan, pasti akan dicap sebuah hasil buruk. Saya tak mau mengecewakan diri sendiri,” kata Joan Mir, dikutip Motorsport-Total.

“Saya ingin menjadi yang tercepat, dan jika tak bisa, saya ingin tetap kompetitif setiap harinya. Hal demikian jelas memunculkan tekanan. Namun yang paling penting adalah bisa menikmati tekanan itu dan membiasakan diri dengan hal tersebut,” jelas rider 23 tahun asal Spanyol itu.

MotoGP seri pertama, yakni MotoGP Qatar, akan dimulai pada 28 Maret 2021. Di tim Suzuki, Joan Mir akan kembali berpartner dengan rekan senegaranya, Alex Rins.

(adp/krs)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition