Bos Yamaha MotoGP Buka Peluang Toprak Gantikan Quartararo

  • Whatsapp

 

JAKARTA, KOMPAS.comFabio Quartararo sudah mengungkapkan bahwa dirinya membuka pintu untuk tim lain. Apalagi, jika musim ini Yamaha tidak bisa lebih kompetitif dari musim lalu.

Musim ini, sudah dua seri berjalan dan Yamaha sama sekali belum merasakan kemenangan. Tapi, Quartararo berhasil finis di urutan kedua pada MotoGP Mandalika.

Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis mengatakan bahwa timnya tetap menargetkan untuk mempertahankan juara dunia MotoGP. Sebab, kemenangan bukan penentu utama untuk menjadi juara dunia, melainkan konsistensi.

Baca juga: Toprak, Juara Dunia WorldSBK Bakal Tes Yamaha YZR- M1

“Kami ingat Joan Mir yang hanya satu kali menang bisa menjadi juara dunia MotoGP 2020,” ujar Lin Jarvis, dikutip dari Speedweek.com, Jumat (25/3/2022).

Toprak RazgatliogluDok. @toprak_tr54 Toprak Razgatlioglu

Untuk musim 2023, hanya Franco Morbidelli yang kontraknya berakhir di musim tersebut. Sementara pebalap Yamaha lainnya, kontraknya akan berakhir di penghujung musim 2022.

Sebelumnya, juara dunia World Superbike (WorldSBK) 2021 Toprak Razgatlioglu juga dikabarkan sedang mengincar tempat di MotoGP. Sayangnya, untuk musim ini peluang tersebut tidak ada. Tapi, lain cerita dengan musim depan.

“Setiap pebalap ingin berada di tim pabrikan. Raul Fernandez ingin masuk tim pabrikan dan setiap pebalap lainnya juga,” ujar Lin Jarvis.

Baca juga: Toprak Cuma Mau Pindah ke MotoGP jika Masuk Tim Pabrikan

Dia menambahkan, Toprak menargetkan tempat di Yamaha MotoGP Factory Team. Tapi, baru bisa dibicarakan jika ada tempat tersedia.

Penjelasan teknik stoppie yang dilakukan Toprak RazgatliogluDok. Brembo Penjelasan teknik stoppie yang dilakukan Toprak Razgatlioglu

“Prioritas utama kami adalah memperpanjang kontrak Fabio. Jika kami dan Fabio sudah sepakat, dengan kondisi normal tidak akan ada tempat di tim pabrikan,” kata Lin Jarvis.

“Tapi, Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi ke depannya dalam hidup. Kita sudah melihatnya sendiri selama beberapa tahun ini. Kami harus menunggu,” ujarnya.

Related posts