Bukan Cuma karena Keberuntungan, Aleix Espargaro Sebut Kemenangan di Argentina Bisa Diraih karena Faktor Motor

  • Whatsapp

Suara.com – Aleix Espargaro akhirnya berhasil mencetak sejarah dengan menjadi pembalap pertama yang sukses menjadi juara bersama tim pabrikan Aprilia.

Pada MotoGP Argentina, pria Spanyol ini sukses menjadi yang tercepat setelah melakoni duel alot melawan Jorge Martin.

Mantan pembalap tim satelit Yamaha NGM Forward Racing di tahun 2014 serta Suzuki di tahun 2015-2016 ini berujar bahwa motornya tahun ini adalah motor terbaik yang pernah ia tunggangi selama kariernya di MotoGP.

Dilansir dari Crash, pembalap yang gabung di Aprilia sejak 2017 ini merasa kerja kerasnya terkait pengembangan Aprilia mulai terbayarkan.

Baca Juga:
Naik Turun Performa Luca Marini di MotoGP Argentina: Start di Baris Depan tapi Finis di Luar 10 Besar

“Jelas, di pra-musim sangat sulit untuk menilai apakah motor ini akan memungkinkan saya untuk berjuang untuk sepuluh besar, lima besar, atau untuk menang, tetapi saya sudah sangat dekat dengan orang-orang tercepat dalam pengujian pra-musim,” ucap Aleix.

Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro dikerumuni marshall seusai melemparkan helmnya ke tribun penonton setelah balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro dikerumuni marshall seusai melemparkan helmnya ke tribun penonton setelah balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu

“Juga, di Qatar saya merasa kuat dan kami memiliki langkah demi langkah yang menunjukkan banyak potensi. Kemarin kami membuktikan bahwa kami adalah yang tercepat, dan juga hari ini dalam balapan itu tidak beruntung atau balapan basah dan sekarang kami memimpin,” imbuh kakak dari Pol Espargaro tersebut.

Aleix mengatakan bahwa kemenangan ini membawa dampak bagus untuk tim Aprilia yang sudah lama menanti kemenangan pertamanya sejak kembali gabung di MotoGP pada tahun 2015 bersama Gresini.

“Saya sangat senang karena saya merasa kejuaraan ini adalah salah satu yang paling sulit yang pernah ada karena levelnya. Bagi saya, saya jelas sangat senang memenangkan perlombaan, tetapi bagi saya pribadi tidak ada yang benar-benar berubah.

“Saya orang yang sangat beruntung dan pekerjaan saya adalah hasrat saya, saya memiliki keluarga impian, dan saya memiliki semua yang bisa diimpikan seorang pria.

Baca Juga:
Aksi Kocak Valentino Rossi, Nyasar Pit Box saat Debut di GT World Challenge 2022

“Sejujurnya, kemenangan tidak banyak berubah dalam hidup saya. Tapi untuk semua orang di Aprilia itu adalah langkah besar.”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.