10 February 2021 : 05.20

Depak Dirinya Terlalu Awal, Valentino Rossi Sebut Yamaha Lakukan Kesalahan

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

KOMPAS.comValentino Rossi menyoroti langkah Yamaha dalam penentuan pebalap untuk MotoGP musim 2021. Menurut Rossi, Yamaha telah membuat kesalahan saat memilih skuad mereka.

Menjelang bergulirnya Kejuaraan Dunia MotoGP 2020, atensi publik tertuju kepada sosok Valentino Rossi. Sebab, pengoleksi sembilan gelar juara dunia itu bakal meninggalkan Yamaha.

Rossi kehilangan tempatnya di tim pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2021 karena mereka lebih memilih Fabio Quartararo. Sementara, satu kursi lagi tetap menjadi milik Maverick Vinales yang dipertahankan.

Keputusan Yamaha mendepak Valentino Rossi dan memberikan tempat kepada Vinales serta Quartararo bahkan sebelum musim 2020 dimulai memang bisa dipahami.

Baca juga: Harapan Besar Petronas Yamaha SRT terhadap Rossi dan Morbidelli pada MotoGP 2021

Sebab, di antara ketiga pebalap tersebut, Rossi menorehkan pencapaian paling buruk pada musim 2019.

Pada musim tersebut, Rossi mengakhiri kejuaraan di peringkat ketujuh. Ia berada di bawah Vinales (3) dan Quartararo (5) yang ketika itu merupakan pebalap debutan.

Ketika MotoGP 2020 bergulir, keputusan Yamaha memilih Quartararo dan mempertahankan Vinales mulai dipertanyakan.

Sebab, Quartararo dan Vinales yang tampil menjanjikan pada awal musim pada akhirnya gagal bersaing dengan Joan Mir yang muncul sebagai juara dunia.

Sementara bagi Rossi, MotoGP 2020 tak ubahnya mimpi buruk, di mana ia mengakhiri kejuaraan di peringkat ke-15.

Baca juga: Mengenang Insiden MotoGP 2015 yang Membuat Rossi Tak Memaafkan Marc Marquez

Namun, keputusan sudah dibuat. Fabio Quartararo dan Maverick Vinales akan membela tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2021, sedangkan Valentino Rossi bergabung dengan tim satelit, Petronas Yamaha SRT.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition