Gagal Podium di MotoGP Argentina, Fabio Quartararo Ungkap Penyebabnya

  • Whatsapp

Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo ([email protected])–

JAKARTA, FIN.CO.ID — Balapan seri MotoGP Argentina yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Senin, 4 April 2022 sudah rampung digelar.

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro berhasil keluar menjadi juara diikuti pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin dan Alex Rins menjadi dua pebalap terakhir di podium.

(BACA JUGA:Aleix Espargaro Juara GP Argentina 2022 dan Pimpin Klasemen MotoGP: Rasanya Seperti Mimpi)

Sementara, sang juara bertahan Fabio Quartararo harus puas finis di posisi kedelapan.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu merasa kecewa dengan hasil yang didapat.

Quartararo menyebut bahwa lap pertamanya di Sirkuit Termas de Rio Hondo adalah mimpi buruk.

(BACA JUGA:Belum Juga Tunjukan Performa Terbaik, Maverick Vinales: Saya Akan Tetap Lanjutkan Program)

Hal tersebutlah yang menjadi salah satu penyebab dirinya gagal mendapatkan podium di MotoGP Argentina.

“Masalah besarnya adalah grip belakang dan top speed. Kami sudah tahu tentang masalah kecepatan tertinggi kami, tapi grip belakang itu konyol,” kata Quartararo dilansir dari Crash, Senin, 4 April 2022.

Saat dimulainya balapan, El Diablo memulainya dengan buruk. Dia langsung merosot ke urutan 13, turun tujuh tingkat dari posisi start-nya.

(BACA JUGA:Tim Repsol Honda Ungkap Kondisi Terkini Marc Marquez Pascakecelakaan di Mandalika, Katanya…)

Ia mengatakan bahwa kuda besinya mengalami masalah pada cengkraman ban belakangnya dan juga kecepatan.

Dua keadaan tersebutlah yang membuatnya keteteran sejak awal balapan.

“Saya kehilangan posisi dan melihat orang lain menarik diri di tempat-tempat seperti Tikungan 6, yang sebenarnya hanya soal menguasai motor dan membuka gas, itu adalah cengkraman murni. Itu benar-benar membuat frustrasi dan lap pertama adalah mimpi buruk,” ujarnya.

Topik:

Sumber :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.