18 February 2021 : 02.28

Haaland Fantastis, Man Utd yang Menangis

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Jakarta, CNN Indonesia —

Kehebatan Erling Haaland pada laga lawan Sevilla di Liga Champions kemungkinan besar bukan hanya membuat pendukung lawan menangis, melainkan juga pendukung Manchester United yang kembali berduka atas kegagalan mendapatkannya.

Haaland adalah buruan utama Ole Gunnar Solskjaer di pertengahan musim lalu. Performa Haaland yang spektakuler bersama RB Salzburg membuat Solskjaer menempatkan namanya sebagai target untuk mengatasi solusi krisis di lini depan.

Sepeninggal Romelu Lukaku ke Inter Milan, Manchester United tidak memiliki penyerang murni. Alhasil, posisi tersebut ditempati oleh Marcus Rashford dan Anthony Martial yang biasanya lebih sering bergerak di sisi lapangan.

Solskjaer puya alasan kuat untuk merekrut Haaland. Bukan hanya sekadar situasi terkini ketika Haaland tampil tajam bersama RB Salzburg, melainkan juga lantaran Solskjaer sudah mengenal Haaland sejak mereka ada di Molde.

Manchester United's manager Ole Gunnar Solskjaer stands on the pitch during the English League Cup semifinal soccer match between Manchester United and Manchester City at Old Trafford in Manchester, England, Wednesday, Jan. 6, 2021. (Peter Powell/Pool via AP)Ole Gunnar Solskjaer sangat mengenal Erling Haaland sejak usia muda. (AP/Peter Powell)

Solskjaer tahu pasti kualitas Haaland karena sudah mengamatinya sejak muda. Usia Haaland yang waktu itu masih 19 tahun juga jadi pertimbangan bagus bagi Man Utd untuk memulai investasi jangka panjang.

Manchester United ada di garis depan dalam perburuan Haaland. Kehadiran Solskjaer, sosok legendaris di Norwegia plus sudah mengenal Haaland, jadi salah satu alasan utama di balik anggapan tersebut.

Solskjaer pun sempat terbang menemui Haaland dan berbicara secara personal. Namun alur cerita indah yang dibangun oleh Solskjaer berakhir pahit. Man Utd gagal merekrut Haaland yang akhirnya memutuskan hijrah ke Dortmund.

Haaland gagal bergabung dengan Manchester United di awal 2020 lalu dan ini merupakan kegagalan kedua karena Man Utd disebut pernah berminat merekrutnya di tahun 2018.

Salzburg's Norwegian forward Erling Braut Haland warms up prior to the UEFA Champions League Group E football match Napoli vs Salzburg on November 5, 2019 at the San Paolo stadium in Naples.
(Alberto PIZZOLI / AFP)Erling Haaland mencuri perhatian sejak gemilang bersama RB Salzburg di Liga Champions. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Haaland Langsung Bersinar Terang

Dalam proses kegagalan merekrut Haaland, Solskjaer tidak berada pada pihak yang bisa disalahkan. Solskjaer bahkan disebut jadi pihak yang paling ngotot mendatangkan Haaland namun tanpa bantuan total dari jajaran manajemen seperti Ed Woodward. Hal itu juga yang diyakini oleh ayah Haaland, Alf Inge Haaland

Dari cerita yang beredar, Man Utd memutuskan pergi dari perburuan Haaland karena tidak suka dengan sejumlah klausul tambahan seperti permintaan persentase keuntungan untuk agen dan sang ayah dalam penjualan Haaland. Kabar yang tentu dibantah oleh pihak Haaland.

Kehadiran Mino Raiola sebagai agen Haaland turut memperkeruh suasana karena sebelumnya Man Utd dan Raiola sudah sering tak sependapat soal Paul Pogba. Belum lagi soal perdebatan tentang klausul pelepasan.

Dortmund's Erling Haaland, left, celebrates after scoring a goal in a German Bundesliga soccer match between FC Augsburg and Borussia Dortmund in Augsburg, Germany, Saturday, Jan.18, 2020. ( Stefan Puchner/dpa via AP)Erling Haaland tak mengalami masalah adaptasi di Dortmund. ( Stefan Puchner/dpa via AP)

Sejumlah tuntutan yang ditolak itu yang akhirnya diiyakan oleh Dortmund sehingga sang pemain pergi ke sana.

Terlepas dari cerita asli yang beredar, Man Utd memang tidak benar-benar mendukung keinginan penuh Solskjaer untuk mendatangkan Haaland. Saat itu Haaland belum sepenuhnya teruji lantaran baru subur di Liga Austria dan bersinar di satu musim Liga Champions.

Namun ketika Haaland bisa meneruskan performa apiknya bersama Dortmund, giliran pihak Man Utd harus menyesali dan meratapi keputusannya dalam-dalam. Haaland bisa mencetak 16 gol dari 18 laga bersama Dortmund musim lalu. Di musim ini, Haaland sudah membukukan 25 gol dari 24 laga dan bahkan jadi pemuncak daftar top skor Liga Champions.

Manchester United sendiri tidak punya langkah strategis untuk mencari striker pengganti. Setelah kegagalan Haaland, mereka malah hanya meminjam Odion Ighalo.

Di awal musim ini, Edinson Cavani didatangkan saat sang pemain dalam status tak punya klub. Cavani memang striker papan atas dalam satu dekade terakhir namun usia Cavani membuatnya hanya patut jadi solusi sementara atau bahkan striker cadangan berkualitas di Man Utd.

[Gambas:Video CNN]

Man Utd Bakal Sulit Datangkan Haaland


BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition