Joan Mir Mulai Terbuka Soal Tandem dengan Marquez

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki resmi mundur dari MotoGP pada akhir musim 2022. Namun, nasib pebalapnya hingga kini belum ditentukan.

Termasuk Joan Mir, pebalap asal Spanyol yang berhasil memberikan gelar juara dunia MotoGP 2020 untuk Suzuki. Tapi, belakangan ini Mir dikabarkan akan menggantikan Pol Espargaro di Repsol Honda.

Meski belum ada pengumuman resmi di antara kedua belah pihak, namun baik Honda maupun Joan Mir seolah sudah saling melempar sinyal jika akan bekerja sama di MotoGP 2023.

Seperti pengakuan Joan Mir baru-baru ini yang mengatakan, bahwa dirinya tidak akan khawatir jika harus satu tim dengan Marc Marquez.

Baca juga: Francesco Bagnaia Mengakui Quartararo Lebih Hebat

Pasalnya, banyak yang meyakini bahwa tidak mudah untuk menjadi rekan setim Marquez. Terlihat dari semua rekan setimnya, tidak ada yang bisa benar-benar menonjol, mulai dari Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, hingga Pol Espargaro.

Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, finis ketiga pada MotoGP Italia 2021 di Sirkuit Mugello, Minggu (30/5/2021). AFP/TIZIANA FABI Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, finis ketiga pada MotoGP Italia 2021 di Sirkuit Mugello, Minggu (30/5/2021).

“Ya, ini benar. Tidak mudah untuk setim dengan Marquez. Balapan untuk Repsol Honda adalah tantangan besar, sesuatu yang sulit untuk setiap pebalap di paddock,” ucap Mir, dikutip dari MotoGP, Rabu (22/6/2022).

Kendati demikian, Mir mengatakan, satu tim dengan Marquez merupakan suatu keuntungan. Sebab, banyak hal yang bisa dipelajari dari pebalap yang identik dengan nomor motor 93 itu.

“Memang ini adalah tantangan yang sulit, tapi bukan berarti itu pilihan yang buruk. Marc adalah pebalap yang memberikan banyak pelajaran. Kita lihat saja nanti,” kata Mir.

Baca juga: Minimalkan Kecelakaan Bus, PO Harus Pintar Cari Sopir

Seperti diketahui, Mir memulai debut pertamanya di MotoGP pada tahun 2019 di bawah naungan Suzuki. Pebalap berusia 24 tahun itu juga pernah meraih hasil terbaiknya bersama Suzuki yakni dengan merebut titel juara dunia MotoGP 2020.

Tak heran jika tim pabrikan Suzuki akan selamanya memiliki tempat khusus di hati Mir, meski dirinya sudah pindah tim.

“Saya yakin jika kami dapat menemukan harmoni dan perasaan ini dalam tim ini (Suzuki), maka kami akan menemukannya di tim yang berbeda. Di dalam hati saya, saya akan selalu menjadi pebalap Suzuki,” kata Mir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Related posts