Kapolda NTB: Tidak Boleh Ada yang Mengganggu Event MotoGP Mandalika

  • Whatsapp

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.comĀ – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Poerwanto meminta jajarannya untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Selain itu, Kapolda juga meminta seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengamankan event balap internasional itu.

Permintaan Kapolda itu tertuang dalam surat nomor Mak/1/III/2022 tertanggal 8 Maret 2022 yang ditandatangani oleh Irjen Djoko Poerwanto selaku Kapolda NTB.

Baca juga: 2 Gardu Induk PLN Disiapkan untuk Suplai Listrik MotoGP Mandalika

Surat itu memuat lima poin, yakni tentang keamanan selama penyelenggaraan MotoGP. Kapolda menegaskan, tidak boleh ada pihak yang mengganggu pelaksanaan MotoGP. Pihaknya akan melakukan penindakan dengan tegas bagi semua pihak yang mengganggu keamanan pelaksanaan MotoGP.

Sementara itu, Kapolda mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 3.472 personel gabungan TNI-Polri untuk menjaga keamanan selama berjalannya event MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

“3.472 personel tersebut akan diambil dari dalam daerah maupun BKO (bawah kendali operasi) dari Mabes Polri,” kata Djoko Poerwanto dalam final check meetingĀ MotoGP Mandalika pada Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Menteri PUPR Tinjau Kesiapan Akhir Infrastruktur Jelang MotoGP Mandalika

Djoko berharap, semua pihak, warga Lombok khususnya, ikut melibatkan diri menjaga pelaksanaan MotoGP Mandalika.

“Selaku tuan rumah gelaran MotoGP Mandalika, NTB harus bangga, karena tidak semua provinsi ada event sebesar MotoGP,” ujarnya.

Menurut Djoko, dalam event internasional ini, tugas pengamanan tidak serta merta berpangku tangan pada TNI-Polri, namun menjadi tugas semua pihak termasuk masyarakat dalam menjaga keamanan demi kesuksesan acara.

“Mari kita bekerjasama dengan baik untuk menciptakan Kamtibmas aman dan tentram saat event MotoGP di Mandalika,” kata Djoko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Related posts