5 August 2021 : 11.41

Kisah Antiklimaks Valentino Rossi di MotoGP, Era Fantastic Four Berakhir & Persaingan Baru Dimulai

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

TRIBUNNEWS.COM – Sorotan dunia olahraga tak hanya tertuju dari dunia sepak bola, di mana Lionel Messi mengakhiri kebersamaannya dengan Barcelona.

Akan tetapi ajang balap MotoGP juga mendapatkan pukulan telak ketika fenomena mereka, Valentino Rossi memutuskan untuk gantung helm alias pensiun.

Valentino Rossi mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun dari MotoGP setelah musim 2021 berakhir, Kamis (5/8/2021).

Pembalap berpaspor Italia ini menutup kariernya sebagai pembalap MotoGO setelah 26 tahun.

Pemilik sembilan gelar juara dunia tersebut akhirnya ‘menyerah’, setelah hasil mengecewakan yang didapatnya bersama Yamaha Petronas SRT.

Rossi mantap mengambil keputusan untuk pensiun di tengah libur musim panas MotoGP 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS: Valentino Rossi Pensiun di Akhir Musim MotoGP 2021

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021 Akhir Pekan Ini Live Trans7 – Balapan Tanpa Valentino Rossi Terasa Beda

Pembalap Yamaha-SRT Italia Valentino Rossi berbicara pada konferensi pers untuk mengumumkan bahwa ia akan pensiun pada akhir tahun, di Spielberg, Austria, pada 5 Agustus 2021, menjelang Grand Prix Sepeda Motor Styrian di trek balap Red Bull Ring.
Pembalap Yamaha-SRT Italia Valentino Rossi berbicara pada konferensi pers untuk mengumumkan bahwa ia akan pensiun pada akhir tahun, di Spielberg, Austria, pada 5 Agustus 2021, menjelang Grand Prix Sepeda Motor Styrian di trek balap Red Bull Ring. “Saya telah memutuskan untuk berhenti di akhir musim,” kata Rossi. “Ini adalah perjalanan yang sangat panjang tapi sangat menyenangkan.” (ERWIN SCHERIAU / APA / AFP)

“Aku memutuskannya saat musim bergulir. Aku harus memaksa diriku sendiri untuk mengambil keputusan saat libur musim panas dan aku betul-betul memutuskannya saat periode ini,” kata The Doctor, dikutip dari laman Motosan.

“Aku memang ingin terus balapan di awal musim, tapi aku ingin tahu apakah aku cukup kencang atau tidak. Rupanya hasil-hasilnya di bawah ekspektasiku, jadi aku semakin memikirkan tentang hal itu,” sambungnya.

“Dua tahun lalu dan juga tahun lalu aku tidak siap berhenti balapan di MotoGP karena aku harus memahami dan mencoba segalanya, tapi sekarang aku baik-baik saja, aku tenang,” tambah pemilik sembilan gelar juara dunia MotoGP ini.

Keputusan seorang The Doctor untuk gantung helm dapat dikatakan antiklimaks. Ekspektasi tinggi jelas diniliki sang rider.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition