22 August 2021 : 08.27

Kronologi Kekalahan Pacquiao dari Ugas

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Jakarta, CNN Indonesia —

Yordenis Ugas masih dinyatakan sebagai pemilik sabuk juara WBA super kelas welter usai mengalahkan Manny Pacquiao. Berikut kronologi kekalahan Pacquiao dari Ugas.

Pertarungan yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (22/8) siang WIB, berujung kemenangan angka 115-113, 116-112, dan 116-112 untuk petinju asal Kuba.

Dalam 12 ronde pertarungan yang berlangsung, kedua petinju menampilkan duel yang cukup sengit dengan gaya berbeda.

Berikut kronologi kekalahan Pacquiao dari Ugas:

Ronde Pertama

Tidak ada masa penjajakan dalam ronde pertama pertarungan Pacquiao vs Ugas. Pacquiao langsung melepas serangan dengan kombinasi pukulan yang membuat Ugas harus waspada sejak awal.

Pacquiao seolah ingin menunjukkan masih memiliki kecepatan di usia 42. Sementara Ugas yang lebih banyak bertahan, sesekali mencoba melepas pukulan. Pacquiao sempat terjatuh tetapi tidak dihitung.

Ronde Kedua

Ugas tampak mendapat banyak pelajaran dari ronde pertama. Petinju berjuluk 54 Millagros itu mulai melepas pukulan-pukulan jab, sekaligus memanfaatkan keunggulan jangkauan.

Kendati demikian, menghadapi Pacquiao yang kaya pengalaman, Ugas tak langsung tampil agresif atau sembarangan memukul. Pacquiao pun tak mati angin karena terus mencari celah untuk mendekat sembari melepas pukulan.

Ronde Ketiga

Pacquiao mencoba memulai ronde ketiga dengan melepas serangan. Sementara Ugas merespons dengan pukulan hook yang masuk di tengah upaya Pacman yang berusaha merobohkannya.

Banner Testimoni

Ronde Keempat

Ugas kembali mengandalkan jangkauan dengan melepas jab-jab panjang yang dibalas kombinasi pukulan Pacquiao. Duel sempat dihentikan sejenak karena Ugas memukul rendah untuk kali ketiga setelah ronde pertama dan kedua.

Pacquiao yang masih agresif harus menghadapi upper cut dari Ugas. Ketika Pacquiao kembali menjaga jarak, Ugas lantas melepas jab-jab lagi.

Ugas sempat terpeleset dan jatuh di akhir ronde tetapi tidak dihitung wasit.

Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya…

Ugas Solid Bertahan, Cerdik Menyerang


BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition