Lulus Kurasi, 240 UMKM Lombok Tengah Bisa Tampil di MotoGP Mandalika

  • Whatsapp

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com – Sebanyak 240 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinyatakan lulus kurasi untuk tampil dalam kegiatan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok.

“Hasil kurasi yang telah dilaksanakan itu sebanyak 240 pelaku UMKM lulus,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah, Ikhsan di Praya seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, dari ratusan produk hasil UMKM yang mengikuti kurasi tersebut, sebanyak 375 produk UMKM Lombok Tengah bisa dipasarkan dalam ajang balap motor kelas dunia tersebut.

“Artinya satu pelakunya UMKM memiliki produk lebih dari satu,” kata Ikhsan.

Untuk mendorong pertumbuhan para pelaku UMKM, pemerintah daerah telah menyiapkan stand atau lokasi bagi para pelaku UMKM di ajang MotoGP tanggal 18-20 Maret itu secara gratis.

“Stand yang disiapkan itu sebanyak 70 unit. Satu stand bisa ditempati oleh dua sampai tiga pelakunya UMKM. Baik di area parkir maupun di dalam area Sirkuit Mandalika,” tambah Ikhsan.

Dari ratusan produk UMKM yang telah lulus kurasi tersebut, produk yang dominan adalah di sektor kuliner.

Sektor kuliner paling banyak karena semua penonton yang datang tentunya lebih membutuhkan makanan dan minuman.

Jumlah produk UMKM pada ajang MotoGP ini lebuh banyak bila dibandingkan dengan ajang WSBK tahun lalu yang yakni 200 produk.

“80 persen produk UMKM yang lulus kurasi itu adalah kuliner,” ujar Ikhsan.

Kabupaten Lombok Tengah telah menjadi pusat perhatian dengan keberadaan Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan menjadi tempat penyelenggaraan MotoGP.

Pemerintah daerah sejak jauh hari sudah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan agar masyarakat menjadi bagian aktif dalam membangun daerah ini. Salah satu hal yang paling konkret yang dilakukan yakni dengan melibatkan IKM dan UMKM untuk ambil bagian dalam perhelatan MotoGP mendatang.

“Kita sudah punya pengalaman pada perhelatan WSBK akhir tahun 2021 yang lalu. Kita ingin produk yang disediakan UMKM terjual dalam jumlah yang banyak,” kata Ikhsan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Related posts