Maverick Vinales Sebut Dirinya Masih Simpan Potensi Terbaik untuk MotoGP 2022

  • Whatsapp

Suara.com – Maverick Vinales belum menunjukkan kekuatan dan potensi di tes pramusim MotoGP 2022. Hasil tes pramusim MotoGP 2020 yang digelar di Sirkuit Sepang dan Mandalika tidak terlihat begitu signifikan.

Dari catatan lap, Vinales mencatatkan waktu 1 menit 58,261 detik di Sirkuit Sepang. Sedangkan di Sirkuit Mandalika ada sedikit peningkatan dengan catatan 1 menit 31,478 detik.

Jelag MotoGP 2022 digelar, Maverick Vinales pun merasa optimis bisa tampil maksimal. Race perdana akan digelar di Qatar pada akhir pekan ini.

Vinales mengaku ingin merebut kemenangan di race perdana nanti.

Baca Juga:
Mantan Pembalap MotoGP Sebut Fabio Quartararo akan Terpuruk di MotoGP 2022, Motor Yamaha Jadi Sebabnya

“Saya ingin menang, itu jelas. Saya masih memiliki banyak hal di dalam diri saya untuk ditunjukkan,” kata Vinales dilansir dari Motosan.

Maverick Vinales saat mengetes motor balap tim Aprilia. (Instagram)
Maverick Vinales saat mengetes motor balap tim Aprilia. (Instagram)

Ia mengaku belum menunjukkan performa terbaiknya selama jalani tes pramusim. Hal ini lantaran dirinya mengaku ingin mengubah gaya balap dengan motor Aprilia.

“Tahun-tahun ini saya belum bisa menunjukkan versi saya, di atas segalanya, saya perlu mengubah suasana dan cara mendekati Grand Prix. Itu menjadi rutinitas yang sulit untuk dikelola. Hasilnya tidak konsisten dan saya tiba di akhir pekan tanpa motivasi,” ucapnya.

Vinales pun menemui hambatan lain untuk bersaing di MotoGP seperti soal konsistensi. Dia mengakui kerap menjadi yang tercepat, namun gagal mempertahankannya ke balapan berikutnya. Ia menjelaskan akan membuat perubahan yang dibutuhkan untuk bisa tampil konsisten.

“suatu hari saya bisa tampil maksimal dan hari berikutnya justru malah menurun. Hal ini terasa aneh terutama di kepalaku,” ujar Vinales.

Baca Juga:
Fabio Quartararo Tebar Psywar ke Marc Marquez, Siap Kalahkan di Laga Pembuka MotoGP 2022

“Namun saya telah bertemu orang-orang yang peduli dengan apa yang saya rasakan. Di Aprilia, mereka mencoba menciptakan tim yang solid dan kuat di sekitar saya,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.