6 August 2021 : 02.27

Messi Diklaim Rusak Negosiasi dengan Barcelona karena Romero

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Keputusan Barcelona melepas Lionel Messi bukan hanya karena masalah gaji. Messi diklaim telah merusak negosiasi dengan Barcelona karena meminta perekrutan bek tengah.

Barcelona melalui pernyataan resmi dini hari tadi, Jumat (6/8), menyatakan keputusan tidak memperpanjang kontrak Messi adalah terbentur peraturan financial fair play (FFP) La Liga Spanyol.

Barcelona tidak bisa mengontrak Messi meski penyerang 34 tahun itu sudah setuju penurunan gaji hingga 50 persen. Barcelona tetap tidak bisa memenuhi menyeimbangkan neraca keuangan sesuai FFP Liga Spanyol karena beban gaji yang terlalu besar.

Namun, Marca mengklaim ada faktor lain yang membuat Barcelona memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Messi. Pemain asal Argentina itu diklaim meminta Barcelona merekrut bek tengah Cristian Romero dari Atalanta.

Soccer Football - Serie A - Inter Milan v Atalanta - San Siro, Milan, Italy - March 8, 2021 Inter Milan's Romelu Lukaku in action with Atalanta's Cristian Romero REUTERS/Daniele MascoloCristian Romero (kanan) menjadi salah satu pemain yang diminta Lionel Messi ke Barcelona. (REUTERS/Daniele Mascolo)

Romero merupakan salah satu rekan setim Argentina saat merebut gelar Copa America 2021. Perekrutan bek 23 tahun itu diyakini Messi akan membuat lini pertahanan Barcelona lebih kuat setelah menjadi titik lemah Blaugrana musim lalu.

Perekrutan Romero diklaim menjadi salah satu syarat bagi Messi untuk menerima kontrak baru Barcelona. Namun, Barcelona tidak bisa memenuhi permintaan Messi tersebut karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Kondisi itu diyakini membuat negosiasi Messi dan Barcelona terkait kontrak baru menjadi rusak. Hingga akhirnya Barcelona memutuskan untuk tidak mempertahankan Messi.

Romero sendiri dikabarkan akan segera bergabung dengan klub Liga Inggris Tottenham Hotspur.

[Gambas:Video CNN]

(har)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition