28 July 2021 : 08.27

Micah Richards Blak-blakan soal Seks Bebas di Olimpiade

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Mantan pemain Manchester City Micah Richards membeberkan pengalamannya saat mentas di Olimpiade London 2012 bersama tim Britania Raya.

Pelatih Britania Raya saat itu, Stuart Pearce, sampai harus membawa seluruh tim keluar dari perkampungan atlet Olimpiade karena terlalu bebas melakukan hubungan seks.

Kegiatan mencari pasangan di perkampungan atlet boleh jadi penyebab kekalahan Britania Raya saat itu. Sebab, langkah Richards dkk harus terhenti di perempat final usai kalah dari Korea Selatan melalui drama adu penalti.

Richards blak-blakan menceritakan pengalaman buruknya di Olimpiade 2012 melalui podcast bersama legenda Liverpool yang juga berprofesi sebagai pandit, Jamie Carragher.

Pertama, Richard menceritakan soal sajian makanan dari berbagai negara yang bisa dikonsumsi secara gratis. Semua atlet bisa makan sebanyak yang mereka mau, termasuk kategori junk food.

Selanjutnya, Richards juga mengungkapkan soal kemungkinan ketertarikan berhubungan seks yang sangat mungkin terjadi di perkampungan atlet.

“Kami berada di perkampungan atlet yang bisa disebut sebagai kekacauan. Bayangkan saja kampung Olimpiade yang dihuni seluruh atlet yang memiliki hormon seks dan penuh kebebasan,” kata Richards dikutip Sport Bible.

Banner Testimoni

“Kemudian di dalam tim Anda ada perenang yang bagus dan langsing, kemudian atlet olahraga beregu. Rasanya seperti bertanya-tanya, ‘apa yang sedang terjadi?’.”

Richards yang diundang sebagai komentator Euro 2020 bersama Gary Lineker dan Alan Shearer juga ditanya kembali soal lumrahnya berhubungan seks sesama atlet di penginapan khusus atlet Olimpiade.

Lineker mempertanyakan apakah para atlet dari cabang olahraga berbeda ikut masuk dalam lingkaran seks bebas? Richards pun mengamini hal tersebut.

“Ya, secara seksual (sambil tertawa). Itu adalah lingkungan yang jauh berbeda dan benar-benar sangat sulit dijelaskan,” ujar Richards soal pengalamannya sembilan tahun silam.

(jun/ptr)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition