MotoGP: Marc Marquez Tidak Boleh Terus-menerus Kecelakaan

  • Whatsapp

Meski kehilangan start dan finish pada MotoGP 2021 karena cedera lengan serta mata, Marquez masih jatuh 22 kali selama 14 putaran. Jumlah itu merupakan rasio tertinggi dari semua pembalap (1,6 per event).

Pada 2022, pembalap Repsol Honda itu memulai dengan baik dengan hanya satu di MotoGP Qatar. Tapi, ketika di MotoGP Mandalika, juara dunia delapan kali itu mengalami empat kali terjatuh.

Menanggapi pertanyaan mengapa Marquez memacu motornya begitu kencang mengingat kecelakaan yang telah menimpanya, Huewen menjawab: “Marc Marquez mengendarai sepeda motor dengan sangat longgar. Dia pasti sudah mengendarainya di tepian. Dia hampir mengalami kecelakaan, karena begitulah cara dia mengendarai, di setiap tikungan.”

“Di masa lalu, bahkan ketika Anda dapat secara visual melihat motor terselip di bawah atau di belakang, Marc telah mampu menyelamatkannya 90% dari waktu. Marc biasanya akan mengendarai seperti itu dan menyelamatkannya.”

“Tapi, motornya tidak benar-benar miliknya saat ini. Honda telah mengubahnya dan kemudian Michelin membuat modifikasi ban itu akhir pekan ini,” ucap Huewen.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.