Motor Baru Honda Membuat Marc Marquez Serasa Pindah Pabrikan, Siap Terbar Ancaman Jelang MotoGP Mandalika

  • Whatsapp

Suara.com – Juara MotoGP enam kali Marc Marquez menggambarkan Honda 2022 sebagai tunggangan yang sangat berbeda.

Dilansir dari Crash, Marquez membeberkan bahwa RC213V baru ini seperti motor dari pabrikan lain.

“Ini sangat berbeda, hampir seperti saya berganti pabrikan,” ucapnya.

Marc mengatakan bahwa dirinya akan terus bekerja pada masalah front-end di Mandalika.

Baca Juga:
Update Nonton MotoGP Sirkuit Mandalika: 404 Ton Kargo Logistik Tiba di Bandara Internasional Lombok

Pernyataan ini sedikit mendeskripsikan beberapa perspektif tentang besarnya perubahan yang dilakukan pada Honda RC213V musim ini.

“Ini benar-benar berbeda, tetapi tanpa diragukan lagi, kami akan bekerja untuk beradaptasi. Ini adalah tantangan baru.”

Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez melaju saat sesi latihan bebas kedua menjelang Grand Prix Moto GP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail, di kota Lusail pada 5 Maret 2022. KARIM JAAFAR/AFP
Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez melaju saat sesi latihan bebas kedua menjelang Grand Prix Moto GP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail, di kota Lusail pada 5 Maret 2022. KARIM JAAFAR/AFP

Rintangan Marquez tidak hanya teknis tentu saja, mengingat kini ia sedang berjuang melawan cedera lengan, bahu dan mata yang serius selama dua musim terakhir.

Tapi itu masih mengejutkan untuk melihat pembalap Repsol Honda tanpa # 93 memimpin untuk lap demi lap di pembuka musim hari Minggu lalu.

“Saya tidak memiliki masalah tentang kondisi fisik, saya tidak merasakan sakit. Hanya ada empat pembalap yang lebih cepat dari kami,” kata Marquez pada Minggu malam.

Baca Juga:
The Best 5 Oto: Volkswagen Tutup Pemesanan Mobil Hybrid, Parade Rider MotoGP Mandalika di Jakarta

Sebaliknya, faktor adaptasi dengan RCV berorientasi cengkeraman belakang barulah yang menjadi penahan Marquez.

“Kami menemukan hal yang berbeda dengan motor baru ini, dan sejak saya mulai pada tes pertama kami meningkat, terutama di Mandalika,” katanya.

“Di Qatar kami tidak banyak menyentuh motor, karena itu adalah balapan pertama dan saya tidak ingin kehilangan arah. Kami hanya berkonsentrasi pada garis balap dan ban. Dan di Mandalika kami akan melanjutkan proses itu untuk menyesuaikan motor dengan gaya berkendara saya.”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.