8 March 2021 : 05.48

Musisi Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Dikta Berharap Musisi Dapat Solusi

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyanyi Dikta sangat mendukung langkah promotor sampai musisi, yang mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi.

Surat terbuka tersebut berisikan tentang promotor sampai musisi Indonesia berharap Jokowi, mengizinkan adanya lagi acara musik demi kelangsungan hidup pelaku musik Indonesia.

Menurut Dikta, surat terbuka itu adalah penyampaian isi hati dari promotor, musisi, hingga pelaku industri musik yang tak bisa mencari uang, lantaran pandemi covid-19.

“Gini, itu surat itu isinya positif ya menurut saya, itu kan keluh kesah kita sebagai musisi. Saya mendukung dan memang itu harus disampaikan,” kata Dikta ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca juga: Dukung Surat Terbuka dari APMI, Dikta Sebut Itu Adalah Uneg-Uneg dari Para Musisi

Baca juga: Eet Sjahranie Tak Ingin Mewariskan Profesinya Sebagai Musisi, Ketiga Anaknya Kini Jago Main Gitar

“Tapi, surat terbuka itu ya uneg-uneg mereka semua pelaku musik, biar didengar sama Presiden (Jokowi),” tambahnya.

Pria berusia 35 tahun itu menilai pandemi covid-19 berdampak pada kelangsungan hidup pelaku musik, karena tidak adanya acara hiburan yang menjadi pemasikan bagi mereka.

Padahal, diakui personil gruo musik Yovie & Nuno itu, acara musik para musisi menghibur para penonton dan dirinya sendiri.

Sampaikan Harapan Bertemu dengan Penggemarnya, Dikta Yovie & Nuno Sukses Bikin Terharu
Sampaikan Harapan Bertemu dengan Penggemarnya, Dikta Yovie & Nuno Sukses Bikin Terharu (Instagram.com/dikta)

“Memang keluh kesahnya kan, ‘pak saya mau kerja lagi’ mau menghibur lagi. Kan kalau kita main musik yang terhibur bukan cuma yang nonton, kita yang main terhibur juga,” jelasnya.

Namun, pria bernama lengkap Pradikta Wicaksono itu merasa setahun pandemi covid-19 di Indonesia, acara musik tak bisa digelar lantaran menimbulkan kerumunan besar disalam itu.

“Jadi surat terbuka itu, penyampaian uneg-uneg para musisi yang memeprtanyakan gimana caranya supaya kita tetep kerja tapi jaga protokol dan jaga kesehatan,” ucapnya.

Oleh karena itu, Dikta merasa Jokowi harus merespon surat terbuka tersebut, agar mengetahui uneg-uneg para pelaku musik yang tak bisa bekerja karena adanya pandemi covid-19.

“Jadi itu kaya gimana dong pak kerjaan kita di situ. Jadi, ya berharap ada solusi atau apa lah,” ujar Dikta.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition