9 June 2021 : 02.46

Nasib Ojol Gojek Setelah ada GoTo, Bukannya Makmur Malah Menderita?

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

100kpj – Kawin silang Gojek dan Tokopedia masih menjadi bahan perbincangan hangat. Terlebih soal mitra, atau para driver. Mereka mengeluh terbentuknya perusahaan baru bernama GoTo itu membuat bonusnya menjadi lebih kecil.

Penurunan isentif mitra Gojek itu diduga untuk menutupi keuntungan para investor yang tergabung saat membentuk GoTo. Seperti yang disampaikan Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono.

Para driver Gojek mengikuti kegiatan BBM.

“Maka mereka (GoTo) harus berikan profit besar kepada investor-investor. Sehingga akhirnya dikorbankanlah nilai skema insentif bonus kepada para mitra,” ujarnya dikutip Viva.co.id, Rabu 9 Juni 2021.

GoTo memiliki daftar investor raksasa, atau blue-chip yang meliputi Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pasific Century Group, PayPal, Telkomsel dan masih banyak lagi.

Related Post

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition