29 July 2021 : 08.28

Pelatih Target Nurul Akmal Angkat 263kg di Olimpiade Tokyo

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Pelatih angkat besi Indonesia, Dirja Wihardja tak mau sesumbar soal kemungkinan Nurul Akmal membuat kejutan di Olimpiade Tokyo 2020. Namun sang pelatih pasang target Nurul Akmal bisa angkat 263kg.

Nurul Akmal menjadi lifter terakhir yang akan tampil mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo. Turun di kelas +87 kg, Nurul baru akan beraksi pada Senin (2/8).

Lifter berusia 28 tahun itu lolos ke Tokyo usai menempati peringkat kelima saat tampil pada Kejuaraan Asia yang juga merupakan kualifikasi Olimpiade di Tashkent, Uzbekistan 2020 lalu. Ia berhasil mencatat angkatan total 251kg lewat sntach 111kg dan clean and jerk 140kg.

Di luar itu, Nurul pernah membuat catatan terbaik saat tampil di Kejuaraan Dunia angkat besi di Pattaya, Thailand 2019. Kala itu ia mampu membuat total angkatan 260 kg (snatch 110kg dan clean and jerk 150kg).

“Soal kejutan, kita lihat besok, saya tidak mau sesumbar, tidak mau mendahului,” kata Dirja kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/7).

Banner Testimoni

“Yang jelas, angkatannya harus lebih baik dari kualifikasi kemarin. Kalau bisa 260 kg atau 263 kg. Kalau bisa lebih bagus,” imbuhnya.

Menurut Dirja, persaingan di jelas +87 kg Olimpiade ini cukup ketat. Bakal ada sembilan lifter yang bersaing memperebutkan medali.

Lifter asal China, Li Wenwen menjadi pemegang rekor, baik itu dari segi total angkatan, snatch maupun clean and jerk. Wenwen juga sekaligus pemegang rekor Olimpiade di kelas +87 kg, dengan total angkatan 335 kg, clean and jerk 187 kg dan snatch 148 kg.

“China ini otomatis sudah pasti juara. Angkat sekali kena sudah aman itu dia. Kita lagi cari strategi untuk bisa mencuri posisi dua atau tiga,” sebutnya.

Tidak hanya soal hasil angkatan, tapi jual beli angkatan pada saat pertandingan juga cukup menentukan buat Nurul Akmal, khususnya dari lifter asal Australia, Charisma Tarrant Amoe dan Koea Selatan, Lee Seon Mi.

“Kami kasih target ke Nurul bisa menempati peringkat 6 atau 8 besar saja sudah bagus. Yang penting atlet sudah maksimal di enam angkatan. Kalau maksimal, hasilnya juga kelihatan,” ungkap Dirja.

Dirja menegaskan Nurul sudah bersiap dengan baik dan kini tinggal berusaha bisa menunjukkan hasil latihan terbaiknya di Olimpiade ini.

“Waktu briefing, saya selalu bilang kalau ini Olimpiade terakhir dia. Karena ke depan kita tidak tahu bagaimana. Jadi saya minta jangan kasih kendor.”

“Sama juga, di angkatan kesempatan pertama itu harus dianggap yang terakhir, begitu juga yang kedua supaya setiap angkatan ada energi dan motivasi baru lagi,” tutupnya.

[Gambas:Video CNN]

(TTF/ptr)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition