3 May 2021 : 02.09

Pengakuan Valentino Rossi Setelah Hasil Buruk di MotoGP Spanyol

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

KOMPAS.comValentino Rossi menyamai catatan waktu di Jerez yang menempatkan dirinya di podium pada balapan di sirkuit tersebut pada tahun lalu.

Namun pada MotoGP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5/2021), Valentino Rossi hanya bisa menempati peringkat ke-17 meski catatan waktunya sama.

Ini membuat dia menarik kesimpulan bahwa segalanya cepat berubah di MotoGP. Apa yang diraih tahun lalu bisa tak berarti untuk balapan tahun ini, seperti yang dialaminya.

Baca juga: Murid Valentino Rossi Masih Minder meski Jadi Pemimpin Klasemen MotoGP

Pada Juli 2020, pebalap dengan julukan The Doctor ini menyelesaikan MotoGP Andalucia (di sirkuit Jerez), dengan torehan waktu 41 menit 28,212 detik.

Namun catatan tersebut hanya bisa menempatkan jagoan asal Italia ini di peringkat ketiga. Dia berada di belakang sang juara, Fabio Quartararo, yang unggul 5,5 detik.

Nah, pada MotoGP Spanyol 2021, Rossi, yang masih menggunakan spek pabrikan Yamaha meski sudah pindah ke tim Petronas Yamaha SRT pada tahun ini, mampu melahap 25 lap dalam waktu nyaris serupa, 41 menit 28,333 detik.

Namun, capaiannya tersebut sama sekali tak berarti. Peraih tujuh gelar juara dunia kelas primer tersebut hanya mampu finis di urutan ke-17 sehingga gagal mendulang poin.

Rossi tertinggal 22,7 detik dari pebalap Ducati, Jack Miller, yang naik podium utama.

Dia tak mampu menjelaskan secara pasti mengapa sangat tidak kompetitif dibandingkan sembilan bulan lalu. Padahal, para pebalap lainnya dari tim Yamaha, bisa tampil lebih cepat.

Fabio Quartararo sempat memimpin jalannya balapan MotoGP Spanyol ini sebelum mengalami masalah di lengannya.

Related Post

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition