Pengamat Nilai Anies Butuh Formula E untuk Dipamerkan, Seperti Jokowi Pamerkan MotoGP

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat Politik Hendri Satrio menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membutuhkan Formula E agar bisa menjadi proyek mercusuar yang bisa dipamerkan ke publik.

Menurut dia, hal yang dilakukan Anies sama seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam MotoGP Mandalika, Lombok pada 20 Maret 2022.

“Beliau (Anies) ini memang memerlukan sesuatu yang bisa dipamerkan, dua-duanya (sosok Anies dan Jokowi) itu sama, Anies juga memerlukan itu Pak Jokowi juga memerlukan itu,” kata Hendri saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/3/2022).

Baca juga: Potret Sirkuit Formula E di Lokasi Berlumpur Sebelum dan Sesudah Dilakukan Pembangunan

Namun langkah Anies membuat Formula E dinilai sah-sah saja, karena Anies saat ini diamanatkan rakyat Jakarta untuk mengelola anggara Provinsi DKI.

Begitu juga dengan Jokowi yang membuat gelaran MotoGP dengan anggaran yang cukup fantastis yang disebut telan biaya Rp 2,5 triliun.

Di sisi lain, Anies dan Jokowi disebut sangat mirip dari sisi kebijakan pembangunan. Anies dinilai berusaha membuat pembangunan fisik di Jakarta.

Begitu juga dengan Jokowi yang membuat banyak proyek mercusuar pembangunan fisik seperti jalan tol dan terakhir dengan kebijakan Ibu Kota Negara (IKN).

Baca juga: Target Penonton Langsung Formula E Menyusut, dari 50.000 Jadi 10.000

“Kan kalau Pak Jokowi bangun jalan tol, bangun bendungan, Anies juga, memperbaiki trotoar, bikin jembatan, hal-hal yang gampang dilihat,” ucap dia.

Di sisi lain, Anies dan Jokowi juga disebut datang ke ranah politik pada waktu yang sama. Anies dikenal sebagai tokoh politik di tahun 2014 berbarengan dengan pencalonan Jokowi sebagai calon presiden.

“Jadi pemilih-pemilih cerdas waktu itu mendukung Jokowi jadi Presiden, sama saat ini pendukung-pendukung Anies pemilih Jokowi. Sehingga Banyak program itu sebetulnya mirip mereka berdua, hanya memang Anies di level Jakarta,” kata Hendri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Related posts