11 February 2021 : 02.28

Piala FA: Barnsley Punya Memori Manis Singkirkan Chelsea

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Chelsea bakal bertamu ke markas Barnsley di babak kelima Piala FA, Jumat (12/2) dini hari waktu Indonesia. Thomas Tuchel perlu waspada karena Barnsley pernah menendang The Blues di ajang yang sama 2008 silam.

Chelsea melaju ke babak kelima usai menyingkirkan Luton Town 3-1. Sementara Barnsley menyudahi perlawanan Norwich City 1-0.

Barnsley secara kelas bukan tandingan Chelsea. Mereka hanya klub Championship, kasta kedua persepakbolaan Inggris sedangkan Chelsea merupakan raksasa Premier League.

Namun bagaimanapun juga tim London biru yang kini diarsiteki pelatih baru, Tomas Tuchel perlu waspada. Sebab sejarah mencatat Barnsley pada 2008 tak gentar menghadapi John Terry cs kala itu.

Gol semata wayang Kayode Odejayi di menit 66 sudah cukup menghentikan langkah Chelsea yang dihuni pemain-pemain berkelas macam Michal Ballack, Joe Cole, John Terry, Nicolas Anelka, hingga Ricardo Carvalho.

Kini lebih dari 12 tahun berselang, Barnsley bisa kembali membuat kejutan. Apalagi Piala FA kerap menjadi ‘kuburan’ para tim Liga Premier.

“Duduk dan berharap yang terbaik. Anda butuh banyak keberuntungan, Anda harus menjadi yang terbaik, memberi lebih dari 100 persen,” kata mantan pemain sayap Barnsley Jamal Campbell-Ryce kepada Talk Sport.

Tentu banyak pihak yang berharap Barnsley dapat mengalahkan Chelsea selain para fans tim yang berjuluk Tykes tersebut. Namun hal yang sama juga terjadi pada 2008 ketika banyak pihak terkejut Barnsley mampu mengubur Chelsea.

Chelsea's goalkeeper Kepa Arrizabalaga looks the ball during the English Premier League soccer match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge Stadium, Sunday, Sept. 20, 2020. (Michael Regan/Pool via AP)Thomas Tuchel memastikan akan menurunkan Kepa Arrizabalaga melawan Barnsley. (AP/Michael Regan).

Mantan bek Barnsley, Hassell menyebut saat itu tim asuhan Simon Davey bermain dengan taktik yang cukup sederhana. Pada intinya mereka melakukan segalanya untuk membuat Ballack dan kawan-kawan frustasi.

“Kami hanya mencoba membuat mereka frustrasi selama mungkin,” kata Hassell.

“Mereka sama sekali tidak berhasil menembus kami, dan kami mungkin memiliki peluang yang lebih baik sepanjang pertandingan dan mencetak gol melalui serangan balik berkat sundulan dari Kayode,” tambahnya.

[Gambas:Video CNN]

Kayode sendiri tak hanya menjadi pahlawan Barnsley saat itu. Tetapi gol ke gawang Carlo Cudicini itu merupakan yang pertama buat Kayode bagi Barnsley setelah 29 laga.

Tuchel sendiri telah memastikan akan memainkan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar. Kepa diketahui telah lama diparkir Frank Lampard di musim sejak kedatangan Edouard Mendy pada September lalu.

Kepa kerap melakukan blunder yang merugikan Chelsea. Tuchel pun tahu hal tersebut, namun tetap ingin memberi kepercayaan kepada kiper asal Spanyol.

“Tidak ada kiper yang ingin duduk di bangku cadangan, saya mengerti itu,” kata Tuchel dilansir Football London.

(osc/ptr)

Related Post

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition