[POPULER BANDUNG] Dampak Gempa M 5,5 Sukabumi | Harga Cabai Capai Rp 50.000 Per Kg

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Berikut berita populer Bandung pada Kamis (17/3/2022):

Gempa dangkal yang berpusat di Sukabumi yang terjadi pada Rabu (16/3/2022) menyebabkan sejumlah bangunan rusak di Jawa Barat (Jabar).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, bangunan yang rusak berada di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi hingga ke Kabupaten Bandung.

Di Kota Sukabumi ada dua rumah rusak di Kecamatn Lembursitu dan Kecamatan Warudoyong rusak ringan.

Sedangkan di Kabupaten Sukabumi, satu rumah rusak ringan di Kecamatan Tegalbuleud.

Di Kabupaten bandung, satu rumah di Kecamatan Pangalengan dilaporkan rusak ringan dan di Cianjur ada tiga bangunan yang rusak yakni rumah, sarana ibadah, dan sarana pendidikan.

BPBD melaporkan, dari hasil pengamatan ada tujuh bangunan yang mengalami rusak ringan.

Baca juga: Dampak Gempa M 5,5 Sukabumi, 7 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan di Jabar

2. Mayat bayi di Sungai Cipanjalu

Beberapa fakta menarik ternyata dimiliki bayi, seperti bayi yang memiliki banyak tulang dibanding orang dewasa dan bayi yang seorang perenang otodidak.Unsplash/Omar Lopez Beberapa fakta menarik ternyata dimiliki bayi, seperti bayi yang memiliki banyak tulang dibanding orang dewasa dan bayi yang seorang perenang otodidak.

Mayat bayi perempuan ditemukan pedagang bubur di aliran Sungai Cipanjalu, Desa Cigending, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung pada Kamis (17/3/2022).

Sekitar jam 07.00 WIB, saksi mata melihat sesuatu mirip bayi mengambang dan berputar di saluran sungai.

Setelah dilaporkan ke polisi, mayat bayi tersebut langsung dievakusi ke RS Sartika Asih untuk diperiksa.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Sungai Cipanjalu Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Related posts