Produk dari 14 Pelaku UMKM Asal NTT Sudah Dikirim ke Mandalika

  • Whatsapp

MAUMERE, KOMPAS.com – Sejumlah produk dari 14 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) asal NTT sudah diberangkatkan ke pameran MotoGp Mandalika tahun 2022.

Ketua Asosiasi Kelompok Usaha Unitas (Akunitas) Manggarai Barat, Kandy Mayangsari mengatakan, semua produk yang dikirim ke Mandalika difasilitasi secara penuh oleh Bank Indonesia (BI).

“Kalau untuk 14 yang lolos melalui Bank Indonesia (BI) itu semua barangnya sudah berangkat semua. Paling terakhir kemarin,” ujar Kandy kepada Kompas.com, Selasa (15/3/2022).

Baca juga: Patung Jokowi Naik Motor Tiba di Mandalika, Dipasang di Mana?

Ia melanjutkan, biaya akomodasi dan transportasi bagi para pelaku UMKM yang lolos seleksi melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenko UKM) tidak ditanggung pemerintah pusat.

Meski demikian, asosiasi sudah berusaha untuk mencari vendor agar semua pelaku UMKM mendapat perlakuan yang sama.

“Kita sudah dapat vendornya, itu dari Bank NTT karena yang dibiayai oleh pemerintah cuma stan saja. Kita tahu untuk satu stan saja biayanya sudah 50-an juta,” ujar Kandy.

Foto: Ketua Asosiasi Kelompok Usaha Unitas (Akunitas) Manggarai Barat, Kandy Mayangsari.Dokumen Akunitas Manggarai Barat Foto: Ketua Asosiasi Kelompok Usaha Unitas (Akunitas) Manggarai Barat, Kandy Mayangsari.

Sejak awal kata Kandy, para pelaku UMKM yang mengikuti kurasi sudah mengetahui semua risiko yang akan ditanggung jika dinyatakan lolos seleksi.

Meski begitu, sambung dia, asosiasi selalu berusaha menyikapi para anggota yang membutuhkan bantuan.

Baca juga: Lombok Barat Gelar Festival Gili Gede, Sambut MotoGP Mandalika 2022

“Kami biasanya tidak tinggal diam. Kami berusaha untuk mencarikan bantuan untuk mereka,” katanya.

14 UMKM lolos seleksi ke Mandalika

Sebelumnya, Kandy mengatakan, 14 produk UMKM yang lolos sudah melewati proses seleksi mulai dari tingkat provinsi hingga pusat.

Foto: Yetty Purnamasari Jami Rohi (37), pemilik UMKM e-Manuel AllShop, kota Kupang.Dokumen e-Manuel AllShop Foto: Yetty Purnamasari Jami Rohi (37), pemilik UMKM e-Manuel AllShop, kota Kupang.

“Pendaftarannya sampai tanggal 31 Januari 2022 lalu secara daring. UMKM yang sudah didaftar diseleksi oleh vendor tingkat provinsi dan tingkat pusat,” ujar Kandy.

Menurutnya, para pelaku UMKM yang mendaftarkan produk dalam berbagai kategori, seperti kerajinan tangan, kuliner, dekorasi rumah, serta fesyen dan aksesori.

Baca juga: Aturan Lengkap Panduan CHSE bagi Penonton MotoGP Mandalika 2022

Kandy mengatakan bahwa saat proses seleksi di tingkat provinsi, ada 20 UMKM yang dinyatakan lolos. Namun, setelah diseleksi kembali oleh kurator nasional, hanya 14 UMKM yang dinyatakan lolos.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Related posts