6 August 2021 : 03.09

Rossi Ungkap Kesedihan Terbesar Selama Berkarier di Kelas MotoGP

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

KOMPAS.com – Pebalap veteran asal Itaia, Valentino Rossi, mengungkapkan kesedihan terbesar yang ia alami selama berkarier di kelas MotoGP.

Valentino Rossi mengungkapkan kesedihan terbesar itu dalam konferensi pers bersama Dorna Sports, selaku penyelenggara MotoGP, Kamis (5/8/2021) malam WIB.

Adapun konferensi pers itu digelar untuk mengumumkan keputusan Valentino Rossi yang akan pensiun pada akhir musim 2021.

“Saya mengatakan saya akan mengambil keputusan soal masa depan setelah liburan musim panas, dan saya memutuskan untuk berhenti pada akhir musim ini,” kata Rossi dikutip dari laman resmi MotoGP.

Baca juga: Pensiun Akhir Musim 2021, Inilah Perjalanan Karier Valentino Rossi di MotoGP

“Sayangnya, ini akan menjadi setengah musim terakhir saya sebagai pebalap MotoGP. Ini sulit, ini momen yang sangat menyedihkan karena sulit untuk mengatakan dan mengetahui bahwa tahun depan saya tidak akan balapan dengan motor,” katanya.

“Saya sudah melakukan ini (balapan) selama kurang lebih 30 tahun!” ucap Rossi, yang kini berusia 42 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun depan, hidup saya akan berubah. Namun, itu luar biasa, saya sangat menikmatinya. Ini adalah perjalanan yang sangat panjang dan sangat menyenangkan,” tutur Rossi.

Setelah mengumumkan keputusannya untuk pensiun, Rossi ditanya terkait hal yang ia sesali selama berkarier di dunia balap.

Baca juga: Keputusan Valentino Rossi Pensiun dan Fakta Penurunan Performa The Doctor

Rossi mengatakan bahwa dirinya tak pernah menyesal dengan segala keputusan atau hal yang ia alami selama berkarier.

Namun, dia tak memungkiri adanya momen yang sampai saat ini masih terasa menyedihkan, yakni kegagalan meraih gelar juara pada musim 2015.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition