28 April 2021 : 05.44

Sisa Sate Kiriman Perempuan Misterius yang Menewaskan Bocah 10 Tahun Diperiksa

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

Laporan Wartawan Tribun Jogja: Miftahul Huda, Christi Mahatma, Ardhike Indah, Santo Ari, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL – Kasus meninggalnya bocah berusia 10 tahun berinisial NFP, warga Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, langsung mendapat perhatian polisi.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan, sisa makanan yang dimakan oleh anak dan ibu itu sedang diperiksa di laboratorium.

“Beberapa saksi masih dalam pemeriksaan,” tuturnya.

Kapolsek Sewon, Kompol Suyanto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan bumbu satai yang dikonsumsi korban mengandung racun. Sebab saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan maknanan.

Jajaran Polsek Sewon juga berkoordinasi dengan Polsek Umbulharjo, berkaitan dengan lokasi Bandiman pertama kali menerima order mengantar makanan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan (makanan mengandung racun), biar dokter. Sisa makanan sudah kami amankan dan diperiksa, diuji dulu. Petugas bersama puskemas melakukan olah TKP. Kami koordinasi dengan Polsek Umbulharjo,” katanya.

Penjelasan polisi

Kompol Suyanto menjelaskan, ayah korban, Bandiman yang membawa satai tersebut. Sebelum membawa satai tersebut pulang ke rumah, Bandiman yang berprofesi sebagai pengemudi ojol menerima pesanan offline.

“Jadi Bandiman mendapat pesanan offline. Di daerah Gayam, Kota Yogyakarta ada seorang perempuan yang datang minta untuk mengantarkan makanan secara offline. Biaya Rp25.000, tetapi oleh perempuan itu diberi Rp30.000,” katanya, Senin (26/4).

Baca juga: Sosok Wanita Misterius yang Pesan Sate Beracun Lewat Ojol, Anak Driver Ojol Jadi Korban Meninggal

Bandiman pun langsung mengantarkan makanan tersebut ke Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan. Sesampainya di alamat tujuan, Bandiman menelepon Tomy yang merupakan penerima makanan tersebut. Namun saat ditelpon, Tomy sedang berada di luar kota.

Tomy juga tidak mengenal sosok pengirim makanan itu, sehingga makanan yang berupa satai tersebut diberikan kepada Bandiman.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition