2 August 2021 : 02.27

Ucapkan Selamat ke Greysia/Apriyani, PSSI Disindir Netizen

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook
Jakarta, CNN Indonesia —

Akun media sosial PSSI disindir tajam oleh netizen setelah mengunggah gambar dan ucapan selamat kepada peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Senin (2/8).

Dalam unggahannya itu PSSI menyebut Greysia/Apriyani telah membuat sejarah dengan meraih satu-satunya medali emas Olimpiade dari nomor ganda putri. PSSI pun mengucapkan terima kasih atas usaha dan perjuangan keduanya.

“Sejarah tercipta, emas pertama untuk ganda putri Indonesia sepanjang sejarah Olimpiade! Selamat, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu! Terima kasih atas usaha dan perjuangannya, Indonesia bangga!” tulis PSSI dan menambahkan gambar hati.

Tidak seperti ucapan selamat dari organisasi atau induk olahraga Indonesia lainnya yang mendapat sambutan positif, PSSI malah disindir. Ribuan komentar dalam unggahan di Instagram tersebut mencapai 5.174 komentar pada pukul 19.00 WIB.

[Gambas:Instagram]

“Iri ga? Iri ga? Irilah masa enggak,” tulis akun @rudi_aonenine di kolom komentar tersebut.

“Hei Anda [PSSI] kapan? Ga usah emas deh, lolos Olimpiade dulu kapan?” tulis akun @obayu17, yang langsung disambar tanda hati atau suka dari sekitar 385 warganet lainnya.

“Enggak malu nih? Oh iya lupa emang enggak punya malu,” tulis akun @achmdrzky yang langsung dibalas komentar oleh pengguna lainnya dengan nada negatif untuk PSSI.

Tak hanya akun Instagram PSSI, akun Twitter PSSI juga disindir warganet. Namun, narasi yang disampaikan publik Twitter tidak sekeras warga Instagram. Walau menyindir dan protes, masih terselip doa dan harapan.

“Next Olimpiade 2024 timnas sepak bola Indonesia bisa masuk Olimpiade, syukur-syukur dapet medali. Amin,” tulis akun @rfkiachmd, yang langsung dibalas dengan cibiran olah akun-akun lainnya.

Timnas Indonesia memang sudah lama tak meraih prestasi. Terakhir kali Timnas Indonesia menjuarai kejuaraan pada 1991, yakni medali SEA Games. Setelah itu tak ada lagi prestasi, termasuk dalam kejuaraan sekawasan, Piala AFF.

Prestasi sepak bola yang diasuh PSSI hanya untuk level usia, yakni dari anak-anak Timnas U-16, U-19, dan U-23. Hal ini membuat publik sangat kecewa dengan kinerja PSSI yang lebih sering dibumbui karut marut organisasi.

[Gambas:Video CNN]

(abd/nva)

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition