Usai MotoGP, Satgas Daur Ulang Sampah Dibentuk di Mandalika

  • Whatsapp

BADUNG, KOMPAS.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mengelola sampah yang dihasilkan penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Jadi kemarin sudah ada Satgasnya kami bentuk dan sampah ini akan tentunya nanti ditangani dikelola dengan baik,”┬ákata Sandiaga saat ditemui Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022).

Sandiaga memastikan penanganan dilakukan supaya tak ada pencemaran.

“Sebagian untuk didaur ulang sebagian lagi juga ditangani untuk dipastikan tidak mencemari (lingkungan),” ujarnya.

Baca juga: Banyak Sampah Usai MotoGP Mandalika, Kenapa Sulit Membangun Budaya Buang Sampah pada Tempatnya?

Sandi menambahkan, persoalan sampah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan berskala besar yang menyedot puluhan ribu penonton.

Pemerintah sebelumnya mengklaim sebanyak 60.000 tiket ludes terjual dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia ini.

“Pengendalian sampah ini adalah satu dari tatanan ekonomi baru di mana sampah itu merupakan satu kesatuan dari penyelenggaraan kegiatan. Jadi kita sudah memprediksi baik sampah biasa maupun sampah medis,” katanya.

Baca juga: Viral, Video Banyak Sampah di Tribune Penonton Usai Ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Ini Kondisinya

Related posts