10 February 2021 : 05.41

Valentino Rossi Sebut Yamaha Blunder Tendang Dirinya ke Tim Satelit Terlalu Dini

Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Share on facebook

TRIBUNNEWS.COM – Valentino Rossi mengkritik langkah yang diambil Yamaha dalam menentukan skuad tim mereka pada MotoGP.

Keluarnya Valentino Rossi dari tim Monster Energy Yamaha menjadi salah satu berita besar menjelang bergulirnya MotoGP 2020.

Valentino Rossi terdepak dari kursinya setelah Yamaha lebih memilih mempertahankan Maverick Vinales dan merekrut Fabio Quartararo.

Keputusan Yamaha kala itu bisa dimengerti mengingat perbandingan performa antara ketiga pebalap.

Baca juga: VIDEO Melihat Insiden Gagal Juara yang Bikin Valentino Rossi Tak Mau Maafkan Marc Marquez

Rossi tampil melempem sepanjang paruh musim kedua MotoGP 2019. Finis keempat menjadi pencapaian terbaik The Doctor yang mengakhiri kejuaraan di peringkat ketujuh.

Di sisi lain, Quartararo dan Vinales menunjukkan performa apik.

Pada rentang waktu yang sama Vinales mampu empat kali naik ke atas podium dengan catatan satu kemenangan pada balapan MotoGP Malaysia.

Adapun, Quartararo tampil memikat dengan lima hasil podium kendati masih berstatus pembalap debutan.

Baca juga: Tertawa Soal Cedera Parah Rivalnya, Valentino Rossi Tak Maafkan Marc Marquez Seusai 6 Tahun Insiden

Fakta bahwa Vinales dan Quartararo masuk dalam radar pabrikan lain membuat keputusan Yamaha yang terburu-buru itu semakin dimaklumi.

Masa depan Yamaha pun awalnya terlihat cerah ketika Vinales dan Quartararo mendominasi dua seri pertama pada MotoGP 2020.

Contact Us

Contact us

FAQ

Advertise with us

About Us

Cookie Policy

Terms & Condition